Alam semesta ini begitu luas. Dan
bumi hanya bagai setitik buih di lautan luas. Manusia sebagai punghuni
sekaligus yang merasa sebagai penguasa bumi sering mencoba menafsirkan keadaan
alam semesta. Setitik buih mencoba menggambarkan luasnya samudra.
Sadar bahwa dengsan begitu
luasnya alam semesta maka manusia menyadari bahwa tidak mungkin sendirian di
alam semesta ini. Bumi bukan satu-satunya tempat berkembang peradaban. Bumi
juga memiliki kemungkinan telah disinggahi atau bahkan pernah dihuni oleh peradaban
lain luar bumi. Beberapa bangunan raksasa dan unik di muka bumi sampai saat ini
masih menyimpan teka teki tentang apakah semua itu merupakan buatan tangan
manusia atau sebuah jejak peradaban bukan manusia yang diletakkan di bumi
sebagai kenang-kenangan persahabatan peradaban.
Keberadaan makhluk luar bumi
sering kita lihat pada produk seni layar lebar yang sering digambarkan dengan
adanya pesawat mirip piring terbang dengan makhluk benbentuk aneh apakah itu
menyerupai manusia dengan kepala besar atau berbadan kecil. Ada pula yang
menggambarkan seperti monster hewan berbentuk robot.