Rabu, 09 Januari 2013

Crop Circle dan Positivisme


 
Ketika itu, sore hari, kutatap halaman belakang rumah, rerumputan telah berubah menjadi semak belukar. Memang sudah lama juga tidak membersihkan halaman belakang rumah. Kuambil parang dan mulailah gerakan pembersihan rerumputan yang telah menjadi semak belukar. Di tengah sabetan parang, aku teringat dengan crop cricle yang muncul di beberapa daerah. Sempat terbersit keisengan untuk membentuk pola crop circle dalam skala kecil, tapi apa daya halamannya luasnya Cuma secuil.

Ya, crop circle cukup kuat untuk mengusik pikiran. Saya sebenarnya tidak begitu tertarik untuk memikirkan crop circle. Walaupun saya tidak menafikan kemungkinan akan adanya makhluk asing di luar bumi yang berkeliaran di alamnya. Manusia tak mungkin sendirian di alam semesta tiada berbatas ini.

Sebenarnya keberadaan crop circle hanya memberi kita dua pilihan, corp circle adalah buatan manusia atau memang benar jejak UFO.


Pilihan pertama adalah memang buatan manusia. Saya mencoba searching tentang crop circle dengan bantuan mbah goggle. Dan hasilnya cukup fantastis. Puluhan model crop circle dengan seni dan arsitektur yang indah. Mulai dari yang bergaya antartika sampai ke gaya konvensional. memang sempat timbul pertanyaan apakah crop circle ini bisa dibuat dalam waktu singkat dan tidak ketahuan oleh orang lain. Anggap saja itu bisa dibuat manusia dan waktu pembuatannya tidak diketahui orang lain. Tak masalah. Bila memang itu buatan manusia, sebaiknya disalurkan pada wadahnya. Bisa dimulai dengan membentuk crop circle club (C3). Saya sendiri menilai crop cirle selain bernilai seni, juga akan bernilai ekonomis. Pola crop circle bisa disalurkan di bidang wisata, lukisan, pahat, batik, mode fashion, dinding rumah, bahkan bentuk desain gedung dan tempat tinggal.

Pilihan kedua adalah memang jejak UFO. Sangat masuk akal bila manusia tidaklah sendirian di alam semesta ini. Dan sangat masuk akal apabila makhluk asing ingin berkomunikasi dengan manusia. Kalau maksudnya hanya sekedar komunikasi sih tidak begitu masalah. Bagaimana kalau ternyata mereka memberi peringatan bahaya ? Dan berhubungan dengan misteri tahun 2012 ? Oleh karena itu pola crop circle perlu dianalisa secara serius. Peradaban masa lalu banyak memiliki simbol dan komunikasi lambang. Ada baiknya pola crop circle dianalisa dengan memakai simbol kuno sebagai dasar analisa. Bila perlu di dekat crop circle tersebut dibuat crop circle buatan sebagai balasan komunikasi dari manusia kepada makhluk asing. Dan harus diawasi ketat, jangan – jangan akan ada balasannya lagi dari UFO.

Crop circle adalah fenomena.

Salam reformasi.

Rahmad Daulay

2 februari 2011.

*   *   *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar